Sari Ater Hot Spring Water: Review Wisata

sari-ater-hot-water-spring
Facebook
Twitter
LinkedIn

Daftar Isi

Musim liburan udah datang lagi nih, Pastinya kita semua punya tujuan berlibur kita masing-masing. Melepas penat dan jenuh sejenak dari kesibukan rutin daily yang kamu lalui. Tidak terkecuali aku, layaknya manusia lain diluar sana, juga ingin memanjakan tubuh sejenak dari kehidupan monoton.

Pendahuluan

Kali ini aku akan mereview salah satu tempat wisata favorit kalau lagi ke Bandung, yang sebenarnya tempatnya sendiri berada di Subang. Namanya Pemandian air panas alam Sari ater. Pasti kamu pernah denger dan ngga asing lagi kan?

Terletak pada ketinggian 800m diatas permukaan air laut, tepatnya di daerah Ciater, Subang, Jawa Barat. Kalau kamu masih asing bisa simak postingan kali ini sampai tuntas ya..

Saking menyenangkan mandi disini, aku sendiri sudah berkunjung sebanyak tiga kali sejak sebelum pandemi hingga saat ini. Pertama kali itu sewaktu libur pasca UAS kampus ITB yang memang berbeda dari yang lain. Disaat instastory temenku yang lain masih berkutat dengan pekan – pekan belajar UAS. Aku sendiri sudah bener-bener bingung mau ngapain ngisi hari-hari pasca ujian.

Kemudian ketika liburan semester lima dimulai, dan yang terbaru ketika akhirnya dinyatakan lulus dari kampus ITB tercinta ini 🙂

Baca juga: review wisata kawah putih

Perjalanan dan Waktu Tempuh

Jadi ada banyak opsi jalan buat sampe ke Sari Ater ini. Jika kalian berangkat dengan mobil, sebaiknya melewati jalan besar yang melewati UPI dan terus
naik ke arah Setiabudi, ikuti saja jalan dan maps pasti sampai tujuan. Nah klo sobat lagi touring motor sabi banget lewat jalan dago untuk terus ke atas menuju lembang. Sedangkan pertama kali aku pergi ke Sari Ater aku menggunakan jalur ini

Untuk rute perjalanan dago menuju lembang ini  cukup menantang gaes, jika kalian berboncengan pastikan motor yang kalian bawa cukup kuat untuk membawa kalian ke atas. Karena saat aku pergi adalah hari kerja, jalanan tidak terlalu ramai.

Selain itu, jika bandung sedang musim hujan, sangat disarankan untuk memakai jaket hangat karena perjalanan kita kan cukup dingin.  Waktu tempuh kami menuju Sariater sekitar 1 setengah jam lebih dengan menggunakan motor via lembang.

Singkatnya sampailah aku dan rombongan di pintu gerbang masuk Sariater. Saat itu, kami dicegat oleh seorang bapak yang mengaku punya akses masuk jalur dalam untuk pengunjung. Melalui penawaran harga yang yang lebih mahal dari tarif resmi, namun si bapak menjanjikan kelas VIP. Saran aku ya, pake yang pasti-pasti aja. Jangan mudah tergiur sama sesuatu yang gaada jaminannya. Meluncurlah kami menuju gerbang masuk Sariater.

Tarif Masuk Sari Ater Hot Spring

Harga ini adalah harga terbaru untuk kunjunganku pada Juli 2023

Untuk harga tiket masuk seorang dikenakan tarif sebesar 35.000 kemudian parkir motor 20.000. Betul sekali, ini yang aku agak kesel kenapa biaya parkirnya mahal banget, padahal kan motor itu ngga makan apa-apa di parkiran. Satu lagi kalian diwajibkan memiliki kartu masuk obyek wisata, jika baru pertama kali.

Kita bakal diminta untuk membeli kartu dan deposit seharga 15.000 yang dapat digunakan untuk kunjungan berikutnya. Oh yaa kabar baik buat kalian semua kalau obyek wisata Sariater ini dibuka selama 24 jam penuh…. tetapi dengan beberapa ketentuan kunjungan tentunya.

Tempat Rekreasi Sari Ater

Kompleks wisata pemandian air panas Sari Ater ini cukup luas. Terdapat tiga sumber mata air berbeda, dengan suhu dan kandungan masing-masing. Seperti sungai alami dengan curug dan air mancur. Ada juga kolam buatan yang dikenakan tarif lagi jika ingin menikmatinya. Ada tiga kolam, karena saat itu malam hari, hanya satu kolam saja yang masih beroperasi bagi pengunjung.

Curug jodo ini memiliki suhu air paling panas, dengan suhu mencapai 42oC yang berlokasi paling dekat dengan pintu masuk, kemudian disebelah curug terdapat pancuran tujuh, dimana air keluar dari tujuh kendi yang berbeda. Sebenarnya curug jodo ini sepertinya sumber yang paling panas, tetapi aku tidak mendapatkan informasi suhu air yang keluar dari sana.

Terakhi, di barat pos penjagaan terdapat kolam kecil untuk merendam kaki yang bersuhu cukup panas juga.

Setelah curug jodo, kita bisa turun untuk berendam pada bagian sungai yang seperti kolam dengan aliran yang cukup tenang dengan air mancur. Biasanya spot ini menjadi
favorit para pengunjung, jadi harap maklum jika selalu ramai ya gaess, hehe…

Dengan area wisata yang cukup luas dan karena waktu itu kami berangkat pada malam hari tidak semua titik kami kunjungi dan hanya pada bagian depan saja, jadi buat
kalian yang berencana untuk berkunjung pada malam hari juga. Karena tidak semua titik dibuka hingga larut malam. Tapi jangan khawatir, karena pengunjung pasti tidak terlalu banyak pada malam hari, sehingga kalian bisa leluasa menikmati berendam air panas dengan tenang.

Fasilitas Pengunjung Sari Ater

Fasilitas dalam kompleks wisata Sariater ini cukup lengkap, kamar mandi dan kamar bilas yang tersedia di banyak titik keramaian, pos keamanan dan pos medis yang selalu berjaga 24 jam untuk membantu kebutuhan pengunjung jika terjadi sesuatu. Mengingat kandungan belerang dan air yang asam tentu memiliki efek bagi sebagian orang dan pastikan anda dalam kondisi yang baik saat berkunjung ke Sari ater ini.

Serta berbagai kuliner yang membantu anda mengisi perut kembali setelah berendam sampai puas. Penting untuk diperhatikan, sebaiknya kita tidak berlebihan dalam berendam disini. Cukup maksimal 2 jam saja sepertinya untuk menghindari hal yang tidak diinginkan

Nah bagi kalian kalian yang tertarik untuk berkunjung dan mencoba menikmati nikmatnya berendam air panas disini, jangan lupa untuk menyiapkan segala sesuatunya dengan baik yaa…

Happy holliday !

Rate this article
5/5

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *