Pengalaman Lolos Beasiswa Paragon PSP Tahun 2022 – Beasiswa Inovasi Kampus ITB

Facebook
Twitter
LinkedIn

Daftar Isi


Beasiswa Paragon atau dikenal sebagai Paragon
Scholarship Program (PSP) merupakan beasiswa yang diberikan perusahaan Paragon
sebagai bentuk implementasi misi ke-6 mereka yaitu ‘Mendukung Pendidikan dan
Kesehatan Bangsa’

Pada kesempatan kali ini aku ingin berbagai
pengalamanku mengikuti seleksi beasiswa Paragon hingga akhirnya terpilih
menjadi penerima beasiswa Inovasi PSP 2022.

Baca juga: Cara mendapatkan beasiswa kuliah,
pengalaman mendapat empat beasiswa

Sekilas Info


Paragon Scholarship Program (PSP) memiliki beberapa
jenis beasiswa yang berikan kepada mahasiswa di beberapa Universitas di
Indonesia. Ada tiga jenis beasiswa dengan peruntukannya masing – masing.

Beasiswa Prestasi dikhususkan bagi kamu mahasiswa
tingkat dua yang memiliki nilai IPK tertentu dan memiliki prestasi baik
akademik maupun non akademik di kampus.

Beasiswa Inovasi dikhususkan bagi kamu mahasiswa
tingkat akhir yang membutuhkan bantuan dana penelitian untuk menyelesaikan
tugas akhir.

Beasiswa Pemberdayaan dikhususkan bagi kamu yang memiliki
semangat belajar tinggi namun memiliki keterbatasan untuk menjalani dunia
kampus dengan baik.


Benefit Beasiswa

Apabila kamu terpilih menjadi beswa PSP maka kamu akan
mendapatkan bantuan dan manfaat berupa:

  • Uang saku atau dana penelitian tergantung jenis
    beasiswa yang kamu lamar

  • Program pengembangan diri yang membantumu tumbuh menjadi pemimpin masa depan

  • Relasi dengan penerima beasiswa lainnya dan industri terkait


Proses Seleksi
Beasiswa Inovasi Paragon


Tahap Seleksi Berkas

Tahap pertama yang harus dilalui adalah seleksi berkas
persyaratan. Berkas yang diminta mencakup Curriculum Vitae (CV), Transkrip
nilai, scan KTP dan KTM, scan KK, sertifikat prestasi atau penghargaan yang
dimiliki, dan surat pernyataan tidak menerima beasiswa dari pihak lain.

Oh yaa, kamu juga diminta untuk mengunggah fotomu
dengan menggunakan twibbon dan caption yang telah disediakan. Serta membagikan
poster dan caption di tiga grup kampus yang kamu miliki.


Bagaimana aku bisa lulus seleksi berkas?
Sebenarnya tidak ada tips khusus yang bisa dijabarkan disini. Kuncinya adalah
mengumpulkan berkas selengkap dan sebaik mungkin. Serta pastikan berkas memiliki
penamaan yang baik.

Beberapa upaya yang aku lakukan dan bisa kamu contoh
adalah bagaimana membuat CV yang baik dan memiliki sertifikat pendukung.
Tuliskan pengalaman dan kemampuan yang kamu miliki pada CV sebanyak mungkin.

Akan tetapi, prioritaskan pengalaman dan kemampuan yang
didukung dengan sertifikat yang kamu miliki. Intinya lampiran sertifikat
tersebut menguatkan pengakuan yang kamu tulis di CV. Aku pribadi menuliskan
sekitar lima pengalaman dan melampirkan tiga sertifikat diantaranya.


Tahap Seleksi Psikotest


Tahap kedua adalah seleksi psikotest yang menggunakan
platform khusus pihak ketiga dari mitra paragon. Sebelum itu, terkait
pengumuman seleksi berkas menurutku sangat cepat. Hanya berjarak dua hari dari
pendaftaran ditutup aku sudah mendapatkan email pemberitahuan kelolosan berkas.

Waktu pengerjaan tes hanya diberikan dua hari terhitung
sejak email dikirimkan. Jadi pastikan kamu yang sedang mendaftar beasiswa
selalu buka email kalian secara berkala agar tidak ketinggalan informasi.

Tes psikotest terdiri dari dua bagian, yakni tes koran
dan psikotest pada umumnya. Selama pengerjaan kamu akan diminta untuk
mengizinkan halaman browser menyalakan kamera dan microfon. Hal ini merupakan
upaya yang dilakukan Paragon untuk menentang keras praktik kecurangan.


Bagaimana aku bisa lulus seleksi Psikotest?
Ada
dua hal yang aku lakukan. Pelajari dengan seksama tes yang akan dikerjakan dan
kerjakan dengan sungguh – sungguh tanpa tergesa.

Tes psikotest yang diujikan bukan hal baru atau khusus
yang hanya dimiliki Paragon. Kamu bisa belajar terlebih dahulu contoh soal dan
yang paling penting.. Apa tujuan dari test tersebut.

Test koran contohnya, tidak bertujuan melihat seberapa
cepat kamu berhitung dasar. Melainkan melihat seberapa konsisten kamu dalam
menjalani suatu pekerjaan. Kuncinya adalah pastikan kamu mengerjakan jumlah
soal yang sama setiap sesinya.

Semakin tinggi angka konsistensi yang kamu berikan,
tentu akan semakin bagus dimata penyeleksi. Bisa mengerjakan 50 an soal setiap
sesi tentunya lebih baik dibandingkan 30 an soal setiap sesi.

Kerjakan dengan sungguh – sungguh setiap soal yang
diberikan, baca instruksi dengan seksama sampai kamu benar – benar paham
bagaimana cara mengerjakannya. Jangan sok tahu atau bisa berakibat buruk pada
hasilmu nanti.

Terakhir, junjung tinggi integritas meski kamu
mengerjakannya secara daring dengan pengawasan terbatas. Karena kita tak pernah
bisa menentukan hasil..


Tahap Seleksi Wawancara


Tahap ini merupakan tahap terakhir seleksi beasiswa PSP
yang diadakan. Kurang lebih seminggu setelah batas pengerjaan test psikotest
diberikan aku mendapatkan email kelolosan ke tahap wawancara.

Email tersebut berisikan jadwal wawancara setiap orang
dari masing – masing kampus. Ya benar, setiap orang memiliki link meet dan
jadwal wawancara sendiri dan proses wawancara dilaksanakan one on one antara
kamu dan panitia dari Paragon

Penting untuk memastikan kamu bersiap pada waktu dan
masuk meet dengan link yang tepat. Berdasarkan pengalamanku sesi wawancara
berlangsung kurang lebih 30 menit.


Bagaimana aku bisa lulus seleksi Psikotest?
Ada
banyak informasi yang bisa kamu dapatkan diluar sana mengenai tips wawancara
baik untuk melamar kerja ataupun beasiswa. Tetapi, aku berfokus pada dua tips.

Cari tahu pertanyaan yang kemungkinan besar
keluar dan siapkan garis besar jawaban untuk pertanyaan tersebut.

Kamu bisa bertanya pada kakak tingkat atau mencari dari
internet mengenai pertanyaan – pertanyaan tersebut. Aku sendiri memperkirannya
dari menonton video di Youtube dan artikel website.


Berikut list pertanyaan umum yang aku dapatkan:

  • Perkenalkan dirimu secara singkat..!

  • Apa menurutmu pencapaian tersebar yang pernah kamu raih?

  • Jelaskan apa yang kamu tahu dari perusahaan ini? (Paragon)

  • Bagaimana rencana penggunaan dana beasiswa yang akan diberikan?


Nah pertanyaan tersebut banyak disinggung di internet
dan ternyata aku juga mendapatkan pertanyaan serupa. Karena aku sudah
mempersiapkan jawabannya, aku tidak terlalu gugup atau berbelit dalam menjawab.

Coba cari tahu pertanyaan yang pernah muncul untuk
seleksi beasiswa dan persiapkan. Besar kemungkinan kamu juga mendapatkannya.
Tapi jika tidak, toh tidak ada ruginya juga buatmu..


Pengumuman


Pengumuman awardee terpilih merupakan masa penantian
paling panjang dalam sebagian besar proses seleksi yang pernah aku ikuti. Untuk
PSP sendiri aku menunggu sekitar 1 bulan dari rentang waktu wawancara terakhir
untuk setiap calon awardee.

Selama menanti aku hanya berdoa untuk hasil terbaik
yang diberikan untukku dan berpasrah untuk hasil yang akan aku dapatkan
nantinya. Aku berprinsip selama aku sudah berusaha maksimal, aku tidak akan
menyesali apapun hasil nanti.

Sampai waktu pengumuman tiba dan aku dinyatakan
terpilih sebagai penerima beasiswa Inovasi PSP 2022 untuk kampus ITB. Sekedar
informasi, ada 10 mahasiswa yang terpilih menerima beasiswa Inovasi ini secara
keseluruhan di ITB dan aku adalah satu diantaranya.


Kesimpulan


Bagiku perjalanan mengikuti seleksi beasiswa merupakan
waktu pembelajaran yang berharga. Mengikuti proses seleksi beasiswa PSP aku
belajar kembali untuk memperbaiki CV semenarik mungkin, mempelajari tes
psikotes, hingga mempersiapkan wawancara.

Pengalaman tersebut yang penting menurutku karena
semakin banyak kamu melakukan hal tersebut. Semakin terbiasa kamu untuk
mengusahakan yang terbaik agar berhasil.

Bukankah ketika mencari kerja kamu akan melalui tahap
yang serupa?

Oleh karena itu, selalu persiapkan dengan maksimal
setiap tahap yang kamu lewati. Agar ketika takdir berkata kamu tidak terpilih,
kamu sudah memiliki pengalaman berharga dan segudang ilmu yang siap dipraktekan
kembali.


Sekian sharing pengalaman dari aku yang mengikuti
seleksi beasiswa PSP 2022. Jika kamu rasa artikel ini bermanfaat jangan lupa untuk
membagikannya pada teman ya.. Terimakasih sudah berkunjung^^

Rate this article
5/5

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *